www.smkn1-sby.sch.id. Surabaya-Selama ini pengembangan karakter murid hanya menjadi tanggung jawab guru bimbingan konseling. Namun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah No. 11 Tahun 2025 ini, peran guru wali, yakni bertugas mendampingi murid pada satuan pendidikan SMP, SMP LB, SMA, SMA LB, SMK, dan SMK LB, secara individu untuk pengembangan akademik, kompetensi, keterampilan, dan karakter sepanjang masa pendidikan, dengan ekuivalensi 2 (dua) jam tatap muka per minggu (Pasal 9 dan 14)
Memandang pentingnya tugas dan peran guru wali sebagaimana dimaksud, SMKN 1 Surabaya menggelar pelatihan sehari dengan tema Strategi Guru Wali Hebat. Pelatihan ini Fokus pada pendampingan personal dan jangka panjang (akademik individu dan karakter).
"Pendampingan dilakukan guru wali kepada murid sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai murid hingga menyelesaikan pendidikannya pada satuan pendidikan yang sarna, dalam melaksanakan tugas, guru wali perlu berkolaborasi," terang Kepala SMKN I Surabaya Dr. Drs. Anton Sujarwo, M.Pd., saat membuka pelatihan di Aula, Kamis (9-7-2026).
“Selain itu juga mempertegas penguatan kapasitas wali kelas, mulai dari keterampilan manajemen kelas, administrasi seperti pengisian rapor, hingga komunikasi positif dan penanganan masalah murid.” imbuhnya.
Lebih jauh Kepala Sekolah mengatakan, guru wali merupakan guru mata pelajaran yang diberi tugas tambahan untuk memberikan pendampingan jangka panjang kepada murid sejak mereka terdaftar di sekolah hingga lulus
"Perbedaan guru wali dan wali kelas yaitu guru wali fokus pada pengembangan karakter, kompetensi, dan keterampilan siswa secara holistik. Sedangkan peran wali kelas fokus pada urusan administrasi kelas per tahun ajaran," tambahnya.
Dalam pelatihan ini SMKN 1 Surabaya menghadirkan dua narasumber yaitu Guru Bimbingan Konseling SMKN 5 Surabaya Riska Williyanti Handayani, S.Pd., M.Psi dengan pemaparan terna Jalin Koneksksi dan Bangun Kolaborasi, dan Pengawas SMK Cabang Dinas Wilayah Sidoarjo Kota Surabaya, Daniel Yudha Kumoro, S.Psi., MM. dengan terma Menata Situasi dan Jaga Konsistensi. (badar)
